Gerakan yang dilakukan serempak akan selalu mengisi jejak dengan padat. Banyak cara berkontribusi untuk kota kelahiran, satu di antaranya Tasikmalaya sebagai kota yang masih memiliki geliat untuk terus saling menjaga dan sonsongkan aksi harmonisasi dari berbagai komunitas kreatif yang terjaring dalam TCCF (Tasikmalaya Creative Communities Forum) disepanjang Jalan Hz. Mustofa, hari minggu lalu (07/09/14).
Roda-roda yang dibentuk dari kumpulan komunitas kreatif menjadi langkah yang memiliki potensi luar biasa umerangsang stimulus
perubahan positif untuk Tasikmalaya, sekecil apapun ide-ide dengan
pengeksekusian yang nyata dan solid selalu mampu memberikan energi besar yang
berpotensi semakin memperbesar sayap persatuan untuk perubahan lebih baik lagi.
"Faktanya, beberapa komunitas yang eksis di Tasikmalaya bisa turut andil dalam gerakan itu. Di antaranya, Komunitas Buku Tasik, Paguyuban Pengusaha Muda Tasikmalaya, Berbagi Nasi, Green Society, Japan Fans Tasik, Mojang Jajaka, Movie Holic, Komunitas Indonesia Sejahtera, CISC, Kaskus Regional Tasik, Stand Up Comedy dan Penggemar Fotografi Tasik. Kali ini Komunitas Wisata Kuliner Tasikmalaya (KWKT) berkesempatan menjadi koordinator dalam acara perdana #Rokpungsat."
- dikutip dari
(http://duddy(dot)web.id/rokpungsat-dan-gerbong-komunitas/)
Foto Fiat Bagus Purnama
|
Gerakan sederharna ini,
mampu membangkitkan nafas budaya yang bisa menggerakan masyarakat setempat.
Keterpedulian terhadap ekosistem harus menjadi kultural yang mengakar kembali.
Kumpulan orang kreatif jika sudah padu mengambil nafas kesungguhannya, maka majulah
semuanya.
0 komentar:
Posting Komentar